TUGAS 2 KIMIA ORGANIK
ASAM LEMAK DARI MINYAK BIMOLI
Terbuat
dari biji kelapa sawit pilihan yang proses produksinya disempurnakan dengan
tahap Pemurnian Multi Proses (PMP). Melalui enam tahap pemrosesan, PMP dapat
mempertahankan secara optimum zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama
Omega 9. Berperan dapat menurunkan kolesterol LDL dan menaikkan kolesterol HDL.
Minyak
Bimoli diproses secara higienis dan bebas kolesterol, di bawah pengawasan ketat
sesuai standar international. Bimoli dibuat dari 100% minyak sawit sehingga
menghasilkan kualitas tinggi dan merupakan sumber beta-karoten (pro-vitamin A)
tinggi serta vitamin E. Cocok untuk memasak, menggoreng dan menumis.
Minyak
goreng bimoli yang terjaga suhu dan kualitasnya di suhu penggorengan yang
tinggi menghasilkan gorengan yang renyah sempurna. Bimoli yang jernih dan
murni, mudah dipanaskan namun stabil di suhu yang tepat untuk menggoreng.
Sehingga segala masakan lebih renyah, krenyes, dan benar-benar spesial.
Beberapa keunggulan minyak Bimoli diantaranya :
o Mengandung Omega 9 (sekitar 40-45%) dan
Omega 3 cis.
o Bebas kolesterol.
o Proses produksi yang digunakan adalah
Pemurnian Multi Proses (PMP) yang meliputi 6 tahap pemurnian
o Aman untuk dikonsumsi.
o Penyusunan maksimum adalah lima karton.
Jauhkan dari panas dan sinar matahari. Dapat disimpan selama 24 bulan.
ASAM LEMAK DALAM MINYAK BIMOLI
Asam
Laurat
Asam laurat (nama
sistematis : asam dodekanoat) adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained
fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalahminyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah
susu sapi. Rumus kimia asam palmitat dapat ditulis sebagai C12H24O2
atau CH3(CH2)10COOH.
Asam
Palmitat
Asam palmitat adalah asam lemak
jenuh yang tersusun dari 16 atom
karbon (CH3(CH2)14COOH).Tumbuh-tumbuhan dari
famili Palmaceae, seperti kelapa(Cocos nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber
utama asam lemak ini. Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat
(92%). Minyak sawit mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak
mengandung asam lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar