Kamis, 13 Agustus 2015

Tugas 2 Kimia Organik

TUGAS 2 KIMIA ORGANIK
ASAM LEMAK DARI MINYAK BIMOLI

Terbuat dari biji kelapa sawit pilihan yang proses produksinya disempurnakan dengan tahap Pemurnian Multi Proses (PMP). Melalui enam tahap pemrosesan, PMP dapat mempertahankan secara optimum zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama Omega 9. Berperan dapat menurunkan kolesterol LDL dan menaikkan kolesterol HDL.
Minyak Bimoli diproses secara higienis dan bebas kolesterol, di bawah pengawasan ketat sesuai standar international. Bimoli dibuat dari 100% minyak sawit sehingga menghasilkan kualitas tinggi dan merupakan sumber beta-karoten (pro-vitamin A) tinggi serta vitamin E. Cocok untuk memasak, menggoreng dan menumis.
Minyak goreng bimoli yang terjaga suhu dan kualitasnya di suhu penggorengan yang tinggi menghasilkan gorengan yang renyah sempurna. Bimoli yang jernih dan murni, mudah dipanaskan namun stabil di suhu yang tepat untuk menggoreng. Sehingga segala masakan lebih renyah, krenyes, dan benar-benar spesial.

Beberapa keunggulan minyak Bimoli diantaranya :
o  Mengandung Omega 9 (sekitar 40-45%) dan Omega 3 cis.
o  Bebas kolesterol.
o  Proses produksi yang digunakan adalah Pemurnian Multi Proses (PMP) yang meliputi 6 tahap pemurnian
o   Aman untuk dikonsumsi.
o  Penyusunan maksimum adalah lima karton. Jauhkan dari panas dan sinar matahari. Dapat disimpan selama 24 bulan.


ASAM LEMAK DALAM MINYAK BIMOLI
Asam Laurat


 

Asam laurat (nama sistematis : asam dodekanoat) adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalahminyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah susu sapi. Rumus kimia asam palmitat dapat ditulis sebagai C12H24O2 atau CH3(CH2)10COOH.

Asam Palmitat 
  

Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon (CH3(CH2)14COOH).Tumbuh-tumbuhan dari famili Palmaceae, seperti kelapa(Cocos nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber utama asam lemak ini. Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat (92%). Minyak sawit mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak mengandung asam lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar